“Saat aku mengalami diriku sepenuhnya,
maka aku mengakui bahwa aku adalah sama dengan manusia lain,
maka aku mengakui bahwa aku adalah seorang anak, seorang pendosa,
seorang yang memiliki harapan dan seorang yang putus asa,
seorang yang bisa merasakan kegembiraan dan seorang yang bisa merasakan kesedihan.
Aku menemukan, hanya konsep, adat, dan permukaannya saja yang berbeda, dan bahwa hakikat manusia adalah sama.
Aku menemukan, aku adalah semua orang,
dan bahwa aku menemukan diriku dalam penemuanku atas orang lain, dan sebaliknya. Dalam pengalaman ini aku menemukan
apa yang disebut sebagai kemanusiaan,
aku menemukan Satu Manusia” (Erich Fromm, Beyond The Chains and Illusion)
beasiswa Sekolah Kritik Ideologi 27-02-2010
s.d. 31-03-2010
BEASISWA
SEKOLAH KRITIK IDEOLOGI
(Angkatan VII)
IMPULSE-HIVOS
Lima Belas (15) orang terpilih akan mendapatkan kesempatan berupa :
Menjadi peserta seluruh sesi Sekolah Kritik Ideologi
Melakukan studi dan penelitian kasus inclusive citizenship
Kesempatan tulisannya akan diterbitkan
Konsep kritik sebagai demitologisasi ilmu alam dan menumbuhkan kesadaran rasional dalam kehidupan sosial akan menyingkap kesadaran palsu hubungan produksi dan hubungan sosial yang termanipulasi ideologi. Mengutip Habermas, proses mencapai konsensus ini merupakan suatu refleksi diri untuk membebaskan pengetahuan manusia bila pengetahuan itu jatuh dan membeku pada salah satu kutub, entah transendental entah empiris. Maka Nietzsche meneriakkan, “Berani, beranilah menjadi dirimu sendiri, meski setelahnya manusia akan berkonflik yang menggairahkan, dan moral dan nilai-nilai manusia barat yang didasarkan keyakinan-keyakinan religius mulai ditinggalkan.”
Siklus dan situasi yang terkondisikan oleh tangan-tangan tak tampak ini menghasilkan suatu pertanyaan, ‘Akankah manusia tersisih dari sejarahnya? Akankah ideologisasi dalam wujud stratifikasi dan konspirasi manusia terus terjadi? IMPULSE telah menyelenggarakan Sekolah Kritik Ideologi (tingkat I) dalam 6 angkatan dan Sekolah Kritik Ideologi (tingkat II). Memasuki 2010, IMPULSE kembali melakukan pengembangan Sekolah Kritik Ideologi (SKI). Dalam SKI ini, pesekolah tidak hanya berdialog antar ideologi yang membangun peradaban dunia dalam buah pemikiran filsafat, namun juga terlibat dalam studi luar kelas terkait kasus citizenship, dimana ideologi menjadi abstraksi atas praksis problematika kehidupan. Sekolah Kritik Ideologi (angkatan VII) ini juga merupakan bagian dari program IMPULSE 2010 : Inclusive Citizenship : Meningkatkan Kesadaran Kewarganegaraan menuju Masyarakat Egaliter.
Materi kelas:
Kritik Pembangunan dan Welfare State dalam negara pancasila,: Survival Petani, Kapitalisme, dan Pembangunan dari Desa.
Politik identitas dan Citizenship Negara Poskolonial
Warga negara dan hak – kewajiban sebagaiwarga negara
Filsafat Pancasila, Nasionalisme- antikolonialisme , dan Sosialisme
Aparat Negara dan hak warga negara
Kritik Ideologi
Subculture, Identitas, dan Perlawanan Gaya Baru
Pemikiran Habermas (Teori Kritis, Demokrasi Deliberatif, Public Sphere, dan Etika Komunal)
Pengajar:
Dr. Aris Arif Mundayat, MA (Pusat Studi Sosial Asia Tenggara UGM)
Dr. Hardono Hadi (ahli filsafat)
Gutomo Priyatmono, M. Hum (IMPULSE)
Antariksa (KUNCI Cultural Studies)
Prof. Dr. Wuryadi (pendidik)
Tri Susdinarjanti, MA (Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM)
Tanggal Penting:
Pendaftaran : 1-19 Maret 2010
Seleksi administrasi: 19 Maret 2010
Tes tulis: 20 Maret 2010
Tes wawancara: 22-24 Maret 2010
Pengumuman: 26 Maret 2010
Briefing, kelengkapan administratif dan penjelasan sekolah : 29 Maret 2010
Sekolah start: 31 Maret - 2 Juni 2010
Kelas dilaksanakan setiap hari Rabu jam 15.00-17.30 WIB
Bertempat di kantor IMPULSE,
Jl. Cempaka 9 Deresan Yogyakarta
Kriteria Peserta:
- Laki-laki / Perempuan, usia maksimal 30 tahun
- Pemimpin/orang yang berpotensi menjadi organisasi/komunita s pemuda, penggerak dialog berbasis agama, budaya dan kemasyarakatan
- Pendidik
- Mahasiswa
- Sanggup mengikuti seluruh sesi Sekolah Kritik Ideologi dan Kegiatan luar sekolah
- Bertanggung jawab dan berkomitmen
SELEKSI
Calon peserta mengisi formulir pendaftaran. Formulir dapat diperoleh di www.impulse. or.id atau kontak ke office@impulse. or.id dan impulse.yogya@ yahoo.co. id.Formulir dan kelengkapannya dikirimkan melalui fax/pos/diantar langsung ke kantor IMPULSE. Peserta yang tidak lolos seleksi akan dialihkan pada Sekolah Kritik Ideologi reguler bersubsidi dengan biaya minimal untuk mengganti operasional kelas.
Informasi pendaftaran
Institute for Multiculturalism and Pluralism Studies (IMPULSE)
Jl. Cempaka 9, Deresan, Yogyakarta. 55281
Telp. (0274) 588783 ext. 245 atau 081328641129 (Eli)
Pengalaman individu dalam berorganisasi/komunitas (mohon sertakan tahun dan peran anda dalam aktivitas tersebut) :
Aktivitas organisasi/lembaga yang terkait dengan masalah agama dan kultur dalam lingkup kemasyarakatan :
Pengalaman menulis (jika pernah dipublikasikan, mohon disertakan nama media/jurnal dan tahun naskah dimuat) :
Bagaimana anda memahami hak dan kewajiban anda sebagai warga negara? Apa yang dapat anda lakukan untuk merespon hak dan kewajiban tersebut? Jika terpilih untuk mengikuti SKI, apa yang akan anda lakukan baik di lingkup pribadi, komunitas/organisasi maupun kemasyarakatan terkait dengan hal ini? (mohon untuk ditulis dalam bentuk esai tidak lebih dari satu halaman)